Kegiatan Siswa

Pengumuman Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 jenjang SMA, SMK, MA, dan Paket C resmi dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) TKA pada Selasa, 23 Desember 2025, melalui mekanisme resmi dan berjenjang. Berdasarkan data yang diterima sekolah melalui Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA), total siswa-siswi SMK Texmaco Karawang yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik sebanyak 39 siswa. Moch Diaz Chaerussyawal yang berhasil meraih capaian tertinggi di berbagai mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia (Istimewa), Matematika (Istimewa), Bahasa Inggris (Istimewa), Matematika Tingkat Lanjut (Istimewa) & Bahasa Inggris Tingkat Lanjut (Istimewa).
Kepala Sekolah SMK Texmaco Karawang, Pak Agung Hariyadi, S.Si.,M.Si menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara siswa, guru dan orang tua. Prestasi ini adalah buah dari kolaborasi dan komitmen semua pihak dalam mendukung proses belajar anak-anak.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen (Toni Toharudin), menjelaskan bahwa langkah berjenjang tersebut bertujuan melindungi hak murid dan memastikan informasi yang diterima bersumber dari data resmi. “Pengumuman hasil TKA dilakukan melalui mekanisme resmi dan berjenjang untuk memastikan keakuratan data serta melindungi hak murid. Satuan pendidikan memiliki peran penting dalam mengakses DKHTKA dan menyampaikan informasi hasil TKA kepada murid secara tepat,” kata Toni dalam keterangan resminya.
Mulai 23 Desember 2025, satuan pendidikan dapat mengakses DKHTKA melalui laman tka.kemendikdasmen.go.id. DKHTKA memuat identitas dan nilai TKA setiap murid yang mendaftar. Setelah melakukan verifikasi kebenaran data, sekolah dapat menyampaikan informasi hasil TKA kepada murid secara resmi. Nilai TKA selanjutnya akan tercantum dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang dicetak dan didistribusikan melalui satuan pendidikan mulai 5 Januari 2026.
Toni menambahkan bahwa meskipun sertifikat baru diterima murid pada awal Januari 2026, sekolah diperbolehkan melakukan pengumuman awal berdasarkan DKHTKA agar murid dan orang tua memperoleh informasi hasil asesmen secara resmi dan terverifikasi. Ia juga menegaskan bahwa hasil TKA bukan untuk memberi label atau peringkat kepada murid. “Hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label atau peringkat kepada murid, melainkan sebagai gambaran capaian kemampuan akademik yang dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah dalam merancang tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Kemendikdasmen turut mengimbau murid dan orang tua agar hanya mengakses dan mempercayai informasi hasil TKA yang disampaikan oleh satuan pendidikan masing-masing serta tidak mempercayai sumber tidak resmi. Data hasil TKA akan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah dan menyusun kebijakan peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Dengan capaian siswa terbaik TKA 2025 ini, SMK Texmaco Karawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencetak lulusan yang berdaya saing. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi akademik maupun karakter secara optimal.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) digunakan sebagai alat ukur objektif capaian belajar siswa, validasi nilai rapor untuk seleksi masuk PTN/PTS (seperti jalur SNBP), serta bahan evaluasi mutu pendidikan. Sertifikat hasil TKA membantu memetakan kemampuan akademik siswa, memberikan kesempatan adil dalam seleksi lanjutan, dan memotivasi belajar.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di tingkat SMK menjadi pijakan penting untuk refleksi dan perbaikan kurikulum, bukan sekadar alat seleksi. Nilai TKA, terutama literasi dan numerasi, digunakan sebagai umpan balik untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru. Bagi siswa SMK, TKA berfungsi mengukur kemampuan akademis, mendampingi keterampilan vokasional, serta menjadi pendukung dalam seleksi studi lanjut atau kerja.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai hasil tes TKA di tingkat SMK:
- Fungsi Utama: TKA 2025/2026 bertujuan mengukur literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis (high-order thinking) yang setara dengan standar internasional.
- Refleksi & Evaluasi: Hasil TKA, yang dilaporkan sempat rendah di beberapa daerah, dijadikan landasan sekolah untuk memperbaiki strategi pembelajaran agar kompetensi siswa sesuai kebutuhan nyata.
- Validator Akademik: TKA tidak menggantikan SNBT/SNBP, melainkan berfungsi sebagai pelengkap/validator untuk mengukur capaian akademik murid.
- Penting bagi SMK: Nilai TKA membantu siswa SMK menyeimbangkan keahlian teknis (vokasi) dengan kemampuan dasar akademis.
- Data Evaluasi: Hasil TKA memberikan data objektif bagi sekolah dan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan semata-mata untuk melabeli atau memberi peringkat pada murid.




English
中文 (Chinese)